Marissa Haque & Ikang Fawzi, Remembering Medan 1991

Marissa Haque & Ikang Fawzi, Remembering Medan 1991
Marissa Haque & Ikang Fawzi, Remembering Medan 1991

Ikang Fawzi dan Isabella Fawzi, di Medan, Nostalgia Medan, 2011

Ikang Fawzi dan Isabella Fawzi, di Medan, Nostalgia Medan, 2011
Ikang Fawzi dan Isabella Fawzi, di Medan, Nostalgia Medan, 2011

Tiga Permata Hati Ayah Ikang Fawzi: Ibu Marissa Haque, Chikita Fawzi, Isabella Fawzi

Ikang Fawzi, Marissa Haque, Medan, Vonny Edi

Ikang Fawzi, Marissa Haque, Medan, Vonny Edi
Ikang Fawzi, Marissa Haque, Medan, Vonny Edi

Chikita Fawzi & Ikang Fawzi Ayahnya, di KL, Pasca Show Medan Mbak Vonny Lidya

Chikita Fawzi & Ikang Fawzi Ayahnya, di KL, Pasca Show Medan Mbak Vonny Lidya
Chikita Fawzi & Ikang Fawzi Ayahnya, di KL, Pasca Show Medan Mbak Vonny Lidya

Chikita Fawzi di Atas Panggung Show Rock Pertamanya, 2010

Chikita Fawzi di Atas Panggung Show Rock Pertamanya, 2010
Chikita Fawzi di Atas Panggung Show Rock Pertamanya, 2010

Bella Fawzi bersama Ibu Marissa Haque dan Tante Vonny di Medan, Tahun Baru 2010

Bella Fawzi bersama Ibu Marissa Haque dan Tante Vonny di Medan, Tahun Baru 2010
Bella Fawzi bersama Ibu Marissa Haque dan Tante Vonny di Medan, Tahun Baru 2010

Bella Fawzi Duet dgn Ayah Ikang Tahun Bari 2010 di Medan Sumut

Bella Fawzi Duet dgn Ayah Ikang Tahun Bari 2010 di Medan Sumut
Bella Fawzi Duet dgn Ayah Ikang Tahun Bari 2010 di Medan Sumut
Tampilkan postingan dengan label Walikota Medan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Walikota Medan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 07 April 2011

Doa Kami Semua agar Pak Syamsul Arifin Diberi Kesabaran Penuh: Marissa Haque & Ikang Fawzi


Penahanan Syamsul Arifin Tak Bermanfaat Bagi Rakyat Sumut
Minggu, 24 Oktober 2010 , 10:38:00 WIB

Laporan: Widya Victoria


SYAMSUL ARIFIN/IST
RMOL. Ada tiga alasan bagi aparat penegak hukum termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi dapat menahan seseorang. Yakni dikuatirkan melarikan diri, melakukan kembali tindak pidana terkait, dan barang bukti.

Jika ditarik dengan tiga alasan ini maka alasan KPK menahan Gubernur atas Syamsul Arifin kasus korupsi APBD Kabupaten Langkat Sumatera Utara jelas tidak tepat.

"Kenapa? karena Syamsul Arifin itu pilihan rakyat Provinsi Sumatera Utara. Rakyat disana sangat membutuhkan beliau apalagi kita tahu penahanan ini melenceng dari tujuan hukum," kata pengamat hukum Abdul Hakim Siagian saat dihubungi Rakyat Merdeka Online, Minggu (24/10).

Dia menjelaskan, pertama, KPK telah mencekal Syamsul Arifin untuk bepergian ke luar negeri sehingga tidak mungkin dia melarikan diri. Kedua, Syamsul bukan lagi Bupati Langkat dan ketiga KPK telah menetapkan gubernur itu sebagai tersangka yang berarti sudah ada bukti-bukti kuat.

Pada bagian lain pula, pemeriksaan gubernur tersebut sudah dua tahun yang lalu diumumkan tetapi kenapa baru sekarang ditahan.

"Ini periode kedua Syamsul memimpin Sumatera Utara. Masak KPK tidak tahu. Selama ini apa mereka (KPK) cuti," cetus Abdul Hakim.

Tugas KPK melakukan pencegahan nampaknya tidak berjalan maksimal. Karena itu, Abdul mengimbau KPK sebaiknya intropeksi diri. Apalagi penahanan Samsul ini, bisa menimbulkan persepsi adanya indikasi politik. Terlebih lagi proses hukum terhadap Syamsul ini tidak berjalan cepat, sederhana dan berbiaya murah. Sebaliknya, kasus Syamsul lebih terkesan lamban, berbelit dan menghabiskan anggaran negara.

"Penahanan itu bukan hukuman tapi bagaimana proses hukumnya yang dibutuhkan sekarang. Karena jauh lebih bermanfat Syamsul Arifin memimpin Sumut ketimbang ditahan," imbuh dia. [wid]

Ikang Fawzi & Marissa Haque: Keluarga Musik Fawzi-Haque & Tahun Baru 2010 di Medan, Sumutm


Bella dan Ibu ku Marissa Haque Tahun Baru 2010 di Medan, SUmut

Alhamdulillah... upayaku untuk menjadi lebih faham makna bermusik, mencintai musik, dan 'sihir musik' mendapat apresiasi besar dari Ikang Fawzi suamiku serta kedua anak kami.

Musik memang melembutkan hati, dan mengantarkan kita menuju gelombang alpha tempat dimana para malaikat 'dapat ditemui' beserta segala kebaikannya.

alhamdulillah juga kami semua bermusik, walau diriku minus musik seni suara karena memang tidak ada bakat kesana. Namun saya bermain piano klasik dengan cukup baik, bahkan pernah mengajar di masa lalu. Bella dan Kiki juga bermain piano. Walau belakangan keduanya mengambangkan bakat serta minat pada beragam jenis dan bentuk berkesenian musik lainnya. Chikita bahkan semakin tangguh memainkan gitar, serta drum-nya selain piano...

Fabiayyi...'alai Robbi tumma tukazzibaaan... ni'mat mana lagi yang hendak kau dustakan hai manusia... tak ada Ya Allah... Tak ada... Alhamdulillah...

LP3I Medan : Marissa Haque Fawzi & Ikang Fawzi


Marissa Haque: LP3I Luar Biasa
Articles | Medan

Written by Syafri Harahap on Thursday, 24 March 2011 04:13

MEDAN (Waspada): “LP3I Luar Biasa.” Itulah yang sering terucap dari mulut Marissa Haque pada Jamuan Makan Malam beserta suaminya Ikang Fawzi b bersama Kepala Dinas Kota Medan Hasan Basri serta kepala sekolah SLTA sederajat seKota Medan yang digelar Politeknik LP3I Medan, di Hotel Garuda Plaza Medan, Minggu (20/3) malam.


Marissa yang juga menyandang sebagai Duta LP3I mengatakan, LP3I mampu membalik paradigma masyarakat yang harus menyelesaikan pendidikan hingga sarjana. Karena di LP3I memang menyiapkan para lulusannya tidak hanya menjadi SDM siap pakai, tetapi juga mampu bergelut di bidang entrepreneurship. Bisa siap kerja atau membuka peluang usaha secara mandiri.


Menurut Marissa, kuliah di LP3I juga dapat mengurangi biaya lebih banyak. Kuliah di LP3I sama dengan irit biaya. Karena menurutnya, dengan berkuliah tiga tahun, para lulusan sudah bisa melamar kerja dengan segudang pengalaman yang mereka miliki. Ataupun membuka usaha sendiri secara mandiri. “Jadi biaya kuliah yang seharusnya untuk satu orang jika berkuliah di LP3I mungkin bisa dibagi menjadi untuk dua orang. Inikan pengiritan namanya,” jelas Marissa.


Ikang yang mendampingi istrinya menyampaikan, pendidikan itu penting. “Untuk menyampaikan pendidikan agar lebih mudah diterima atau dicerna, akan lebih baik dengan entertainment embeded atau menanamkan entertainmen di dalamnya. Dengan entertainmen kita bisa lebih berbaur atau mencairkan suasana dalam menyampaikan maksud kita,” katanya.


Sementara itu, Hasan Basri turut mengapresiasi atas HUT ke22 LP3I, karena menurutnya, LP3I atau Politeknik LP3I Medan selama ini memang sangat membantu programprogram pemerintah, khususnya dalam peningkatan mutu pendidikan. “Dengan motto Prima (Prestasi, Taqwa, Integritas dan Mandiri) kita harus bisa menciptakan pendidikan yang diyakini akan terus maju dan berkembang,” katanya.(m41)

Sumber: http://waspadamedan.com/index.php?option=com_content&view=article&id=10507:marissa-haque-lp3i-luar-biasa&catid=51:medan&Itemid=206